Hari Anak Nasional Tanpa-Nya

Well, kemarin tanggal 23 Juli adalah hari anak nasional. Mungkin ada beberapa pertanyaan yang ingin saya sampaikan kepada papa saya kalau beliau masih hidup. ” Bapa ukuran sukses buat apa? Dan apa ukuran sukses buat seorang anak kepada bapanya ?” Mungkin semua ini sudah terlambat untuk dipertanyakan.  Bapa harus tahu bahwa sukses menurut Thya masih belum terdefinisi. Sukses sebagai anak juga masih belum jelas seperti apa.

Ketakutan setiap anak yang dituakan di rumah adalah GAGAL di mata orang  tua. Dan Thya ga pernah ingin kalau saya gagal di mata kalian berdua.

Hari anak nasional menjadi bahan renungan saya hari ini. Saya ga boleh mengecewakan orangtua yang sudah tidak ada ataupun yang masih ada. Doakan saya ya pa dari surga sana. Berikan kekuatan yang melimpah dari surga sana buat anakmu yang tinggal di dunia,

 

Malam Penuh Insomnia…..

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s