Ketika Orang Hanya Menilai dan Tak Pernah Tahu Siapa Sebenarnya Kita Satu-satunya Jalan adalah Mendoakannya

Selama saya berada di suatu tempat, saya selalu berusaha bersikap baik, hangat, dan ramah pada siapapun. Saya selalu ingin menuntun diri saya sendiri dengan jalan yang baik menurut saya. Menurut saya jika saya baik, maka orang pun akan baik kepada saya. Tapi hal seperti itu di dunia kaya sekarang ga semua seperti itu.

Ketika kamu berfikir saya adalah orang baik, maka kamu akan dituntun selalu menjadi orang baik. Saya berusaha seperti itu setiap harinya. Saya berusaha untuk tidak mengeluh, saya berusaha untuk selalu tertawa walaupun pekerjaan saya membingungkan otak saya. Saya juga selalu berusaha menjadi yang terbaik untuk kehidupan pribadi saya.

Saya hanya merasa tidak nyaman ketika seseorang atau pun banyak orang yang tidak tahu saya sebenar-benarnya seperti apa, memberikan komentar miring atau sok tahu akan hubungan saya dengan relasi, rekan kerja, keluarga, dan sebagainya. Mungkin saya akan bilang dengan lantang di hadapan mereka jika saya mendengarkan langsung dari mulut mereka dihadapan saya “Siapa lo? Ini hidup gw, gw yang paling tahu apa yang terbaik buat hidup gw! ”

Mungkin menjadi wanita tidak harus selamanya menjadi lemah lembut, tapi harus menonjolkan sedikit segi keperkasaan dalam mempertahankan sesuatu yang menjadi milik saya pribadi. Ketika saya emosi pasti saya akan berteriak seperti itu mungkin kehadapan mereka.

Tapi tidak ! Saya tidak akan seperti itu, saya tidak akan pernah berteriak seperti itu di depan wajah mereka yang pura-pura sok alim atau wajah mereka yang tidak bersalah.

Saya tidak akan pernah lakukan hal itu, yang saya lakukan adalah justru sebaliknya. Saya lebih suka saya bersekutu dengan Tuhan saja. Lebih baik saya doakan mereka “Ya Bapa semoga mereka menjadi manusia yang lebih berguna daripada sok tahu ngurusin urusan saya yang mereka ga pernah tau kisahnya 🙂 ”

Setidaknya saya tidak akan pernah berteriak di hadapan mereka. Atau saya tidak akan menggunakan kekuatan karate saya sewaktu smp atau smu yang bisa merontokkan pria seketika sewaktu saya marah. Tidak… saya sudah pernah mengalami masa seperti itu dan menurut saya proses saya sudah menjadi dewasa dan caranya akan lebih elegant.

Saya akan selalu mempertahankan apa yang saya miliki dan saya akan selalu melindungi mereka. Orang-orang yang saya cintai, orang-orang yang saya kasihi. Saya tidak akan pernah membiarkan seorangpun menyentuh mereka dengan cara mereka yang keji atau cara mereka yang tidak tahu adat.

Saya akan selalu melindungi mereka.. dengan doa-doa saya dan dengan segala perbuatan saya yang lebih baik dari hari ke hari.

Selamat hari Senin! Selamat bekerja

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s