Jadikanlah Diri Sendiri Sebagai Permata yang Tak Ternilai Harganya :)

Hi semua ! Sudah beberapa hari ini saya tidak posting di blog yang tercinta ini.. Semoga teman-teman yang suka mampir di blog saya selalu baik-baik saja dan sehat selalu. Kalau yang baca sedang berada di kota Jakarta .. Semoga banjirnya sudah surut yah.. yang konon katanya sudah mencapai 40 cm tinggi air hujan yang menggenang.

Cukup prihatin mendengarnya tapi pasti semua akan baik-baik saja. Percayalah :D. Btw setelah saya sudah lama tidak posting ada sesuatu yang ingin saya bagikan sama teman-teman semua. ๐Ÿ™‚ .. Satu hal yang ingin saya sampaikan tapi ini bukan bermaksud untuk menggurui atau menasehati. Saya hanya senang sharing :D.

Hal yang mau saya sampaikan berkenaan tentang pribadi atau diri sendiri. Mungkin teman-teman pernah merasa dirinya tidak berguna? Tidak punya talenta apa-apa? Tidak bisa melakukan apa-apa ? Apakah teman-teman semua pernah merasakan satu fase seperti itu?

Mungkin sudah ada yang pernah, tapi bisa saja belum pernah :). Jujur saya pribadi pernah mengalami hal seperti ini ๐Ÿ˜€ . Saya merasa diri saya kurang berguna dan bodoh. Sewaktu saya kuliah di tahun 2008, tepatnya di semester satu saya tidak menyukai mata kuliah Dasar-dasar pemrograman. Entah apa yang membuat saya tidak suka tapi saya bener-benar merasa saya tidak mampu dengan mata kuliah ini.

Dulu saya ingat, kalau ada tugas dari dosen mata kuliah ini. Saya tidak serajin mengerjakan tugas yang diberikan dosen yang mata kuliahnya saya suka. Hingga akhirnya di semester 1 alhasil saya mendapatkan nilai yang amat sangat bagus di mata kuliah DDP yaitu D ๐Ÿ˜€ hahahahahaa… Sempat syok rasanya pengen jatuh dari lantai 13 (rada hiperbola padahal di setiap gedung tinggi ga ada lantai 13 ๐Ÿ˜€ )

Saya cuman bisa menangis saat itu karena takut gak lulus.. dan alhasil gara-gara nilai D di mata kuliah yang bobot SKSnya 4. Walaupun yang lainnya A dan B tidak membuat IP semester saya jadi bagus ๐Ÿ˜€ . IP saya tetap di bawah 3 . Tepatnya 2,85. Waktu itu saya merasa diri saya tidak berharga dan malahan saya merasa beberapa orang menganggap remeh saya karena saya kurang bagus di mata kuliah ini.

Tapi saya tidak mau terus berada di lingkaran hitam yang menanggap bahwa diri saya pribadi BUKAN APA-APA. Perlahan tetapi pasti saya mencoba memperbaiki cara belajar saya di semester dua. Ada mata kuliah yang mirip-mirip dengan Dasar-dasar Pemrograman. Namanya SDA ๐Ÿ™‚ Struktur Data da n Algoritma (kalau ga salah itu singkatannya ๐Ÿ™‚ ). Kenapa saya bilang perlahan tapi pasti? Dengan proses yang cukup panjang di semester dua in, saya harus belajar bukan dari SDA -nya tetapi malah kembali ke DDP .

Saya agak jenuh disini dan merasa saya tidak mampu. Tapi ga tau kenapa sisi lain dari diri saya berkata “AYOOOย  KAMU BISA ..:) ” , Dan saya menanggap diri saya sendiri adalah aset atau permata yang tak ternilai harganya. Begitu juga sampai sekarang ๐Ÿ™‚ . Jika saya ingin mengerti, paham, dan tahu sesuatu akan saya pelajari terus dan saya yakin hal itu akan membuat saya menjadi permata yang tak ternilai harganya.

Kebetulan saya sangat suka olahraga .. saya terus asah itu.. Saya senang lari, basket, berenang dan juga olahraga yang saya geluti sudah satu tahun terakhir ini biliard ๐Ÿ™‚ . Kalau saya mau flashback ke tahun 2012 , pasti saya akan tertawa terepingkal-pingkal jika melihat diri saya yang dulu menembak bola, atau mulai break bola yang sudah rapi di segitiga awal, dan bola sering (cekessss alias salah pukul ), pastinya saya akan terus menertawakan diri saya. Begitu bodohnya saya waktu itu, namun karena saya percaya pada diri sendiri dan ingin terus mengasah diri maka saya terus dan terus berlatih.

Dulu saya diajari biliard sama suhu besar saya di kantor. Orangnya agak aneh, cerdas, cerdik , pintar, tapi agak slebor hahahaa sebut saja nama samarannya si Krupuk Lada ๐Ÿ™‚ . Kalau ga ada dia yang telaten ngalahin saya setiap tanding lawan saya. Saya ga akan seperti sekarang. Saya ga akan bisa seperti sekarang tepatnya. Itu dorongan dari orang lain .. tapi sebenarnya segala dorongan yang paling kuat adalah dari diri sendiri.

Jadi buat teman-teman semua yang merasa dirinya belum punya nilai atau tidak bernilai apa-apa.. Jangan sampai deh !!!! Sayang banget deh. Tuhan sudah mendesain kalian dengan seluruh talenta yang hebat. Saya percaya itu bahwa semua orang itu pasti merupakan permata yang tak ternilai harganya. Tapi bagaimana caranya kita menjadikan diri kita tak ternilai harganya. Itu adalah proses dan harus selalu di asah.

Created by Willma Quenicka

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s