Menarilah Wahai Pena

Pena itu tidak bergerak,

Tak ada yang menyentuhnya…

Tangan mungil itu menggapainya,

Sang tangan itu merepresentasikan angan sang koordinator gerak…

Menarilah wahai pena di atas kertas putih itu,

Curahkanlah segala harapan, kekesalan, emosi…

Tuangkanlah dan jangan pernah takut untuk memulai guratan awal.

Menarilah Wahai Pena..

Created by : Willma Quenicka

Iklan

3 thoughts on “Menarilah Wahai Pena

  1. Eh ada sang bayang šŸ™‚ sesama penulis … terimakasih ya buat commentnya.. yuppp pastinya akan menjadi media luapan hati…

    • Hehehe.., iyah Mbak. :mrgreen:

      Sama sama Mbak Wilma.. šŸ™‚

      Wah..wah.., kalau penulis itu belum Mbak. Sebab saya hanya segelintir makhluk yang belajar mengeja setiap titik batas mata memandang kemudian mengungkapkanya. šŸ˜€

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s