CINTA ITU JOROK ! Part 1

Takdir, cinta, semuanya sudah tertulis percaya ataupun tidak percaya semua itu sudah ada jalannya. Dua insan saling jatuh cinta dan bertemu itu sudah wajar, tetapi saling mencintai dan bisa saling memiliki adalah suatu hal yang langka. Dua sejoli bisa saling menyatu dan memperjuangkan cinta mereka terkadang sangatlah sulit jika di dalam perjalanannya terhambat dengan ratusan rintangan yang telah menghadang. CInta dan jodoh itu “Jorok”, Mengapa jorok ? Karena Cinta dan jodoh itu bisa terjadi dimana saja, kapanpun, tanpa orang bisa menyangkanya. Seperti halnya Emily seorang gadis yang baru saja memulai fase kehidupan yang baru, dimana ia sekarang sudah mulai bekerja. Tidak hanya karir saja yang dia mulai tetapi suatu cerita cinta.

Cerita cinta dimulai dari suatu pertemuan, Ya pertemuan yang tidak dia sangka…

Suatu ketika di kantor…….

Ya..seperti biasa Emily pergi kekantor, rutinitasnya sebagai karyawan swasta sangatlah padat. Maklum ini masa – masa pembelajarannya sebagai karyawan baru.

“Begini nasib ya. Jadi mahasiswi yang baru lulus dan baru bekerja tiap hari dibuat pusing @_@ [ekspresi wajah pusing]. ” Emily berkata sambil menggaruk-garuk kulit kepalanya dan membuat rambut lurus rapinya itu berantakan tak beraturan.

Emily cukup kesulitan dengan kegiatan barunya itu, memang dia gadis yang cukup pandai, tetapi untuk yang satu ini dia merasa seperti orang terbodoh sedunia jika melakukan pekerjaan ini. Emily bekerja sebagai programmer. Apa itu programmer ? Programmer adalah suatu pekerjaan yang bisa dikatakan menghabiskan banyak waktu untuk berfikir seharian, menterjemahkan isi dalam otak menjadi code-code yang bisa diimplementasikan melalui bahasa pemrograman yang ada.

Mungkin untuk orang awam yang tidak pernah terlibat di dunia IT akan sangat aneh mendengar profesi yang satu ini.

Ketika Emily masih sibuk dengan tugasnya dan kegiatan menggaruk-garuk kulit kepalanya bukan karena gatal tetapi karena kesulitan mengerjakan pekerjaannya itu. Tiba-tiba ada sesosok pria berpostur tubuh tidak terlalu tinggi dan badannya cukup atletis mendekati Emily dan berkata “Hey Emily …nikmatilah masa pembelajaranmu…ini kan masih masa training…katanya pengen jadi programmer sejati ” . Sosok itu adalah Pa Zenya trainer di perusahaan tempat Emily bekerja. Emily sedikit terkejut ketika melihat Pa Zenya sudah berada tepat di samping kiri meja kerjanya. Dengan agak malu, dan wajah yang sudah berubah warna menjadi merah padam, Emily pun menjawab “Eh, ada Pa Zenya…Emily jadi malu, hehehe..” sambil tersenyum masam.

Dalam otak Emily hanya satu kata yang terbersit “Ya Tuhan, tidak mudah ternyata menjadi seorang programmer” dengan gerakan tubuh semakin lunglai, Emily mulai kembali mengerjakan tugasnya. Well tugas hari ini memang lumayan sulit walaupun ini masih tahapan training, Emily butuh banyak untuk paham dan benar-benar mengerti. Suasana di sekitar Emily masih saja sama seperti hari-hari training sebelumnya.

Ya.. Suasana yang hening selalu menyelimuti ruangan besar dengan suhu ac 25 derajat… tidak terlalu dingin tapi lumayan sejuk dan nyaman. 

Hari ini ada kabar burung beredar, kabarnya akan ada “barang baru” di kantornya itu. Emily cukup penasaran dengan barang baru yang akan segera singgah di kantornya itu. Di ruangan besar bercat putih pucat berderet meja- meja yang sudah terisi oleh para peserta training. Di sebelah meja Emily ada teman sebangkunya bernama Donz. Donz lelaki muda dengan perawakan tinggi, kurus dan berkacamata. Donz semasa training adalah orang yang cukup berjasa dalam perkembangan training Emily.  Emily bertanya banyak hal kepadanya mulai dari bagaimana cara membuat tampilan yang menarik dan lain sebagainya. Terkadang Donz juga bertanya tentang database dan seperti apa relasinya. Cukup rumit memang, tetapi kedua manusia ini tidak menyerah begitu saja. 

Dalam suasana hening, tiba-tiba Emily menarik-narik lengan Donz dan mulai membuka topik pembicaraan “Donz, aku mau tanya dong..”. Donz yang sedang asik mendengarkan lagu dari headset berwarna hitam pekat itu, dengan perlahan membuka headset dari telinga kirinya..”Mau nanya apa non.. Aku lagi kagok nih kerjain form registrasinya..” 

Emily yang menggeser kursi chitosnya ke arah tempat duduk Donz dan mulai berbincang-bincang dengan suara yang lirih.”Aku denger ada gosip.. hihihi.. katanya ada barang baru di kantor. Barang baru apa? Aku pengen tahu..”

Donz yang masih mengetik-ngetikpun berkata “katanya ada meja bilyard nanti..”

Sorot mata Emily yang awalnya letih sontak berubah menjadi riang gembira karena mendengar akan ada meja bilyard. Dengan mata yang berbinar-binar, Emily menggoncang-goncangkan tubuh Donz..

“Wah serius Donzz. Asik… ” Ruangan yang awalnya hening itu berubah menjadi gaduh hanya dengan suara teriakan Emily yang sontak mengagetkan seluruh penghuni ruangan itu.

 tobe continued 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s